Harga waktu Anda sebagai pengusaha

Bagaimanakah seorang pebisnis menilai sesuatu itu berharga atau tidak?

Biasanya dari nilai ekonomis atau rupiah yang tersemat pada sesuatu tersebut. Itu sebabnya banyak orang yang berkata, “ada uang ada barang” – yang artinya sesuatu yang mahal biasanya berkualitas lebih baik.

Nah, pertanyaan saya bagi Anda hari ini:

Apakah Anda punya bayangan tentang harga dari waktu Anda?

Bagaimana kalau kita gunakan barometer serupa sebagai pedoman dalam menilai harga waktu Anda sebagai seorang pemilik bisnis? Anggaplah omzet Anda sebulan adalah Rp 500 juta. Bila sebulan kita hitung ada 24 hari kerja dan tiap hari kita bekerja 10 jam, setiap jam kita bekerja menghasilkan Rp 2,083,000.

Yang menjadi perenungan kita adalah ini:

Mengapa kita masih sering mau mengerjakan hal-hal yang nilainya kurang dari Rp 2,083,000 sebagai seorang pebisnis? Mungkin Anda mau “irit” pengeluaran gaji, tapi akhirnya menemukan diri Anda mengerjakan hal-hal teknis yang bisa dikerjakan oleh karyawan yang bisa Anda bayar lebih murah.

Mengapa kita tidak berani mengalokasikan uang dua juta rupiah itu untuk membeli waktu orang lain bekerja untuk kita, sehingga kita bisa menggunakan waktu untuk hal-hal yang lebih entrepreneurial?

 

Jadi, business owners, seberapa berharganya waktu Anda?

Baca juga: 

Bagaimana melakukan delegasi yang efektif?

Pengakuan seorang Business Coach

Apa yang perlu Anda lakukan bila salah prioritas?

Ide-Bisnis.com

Baca juga  Sales Growth Tips untuk Sales dan Marketing Anda