Lean Team

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp

Saat saya pertama berbisnis, ide ini tidak masuk akal. Saya ingin tim yang besar dan kuat.

Namun ide ini justru penting dipahami:

jumlah karyawan yang kecil seringkali lebih produktif daripada yang besar.

Bila Anda baru memulai bisnis atau bilamana bisnis Anda belum menemukan profitabilitas yang stabil (bacalah: Apakah Bisnis Anda Impas, Untung atau Rugi?) penemuan saya dan tim saat mendampingi business owners 10 tahun terakhir ini mungkin membantu Anda:

Saat sebuah bisnis overstaff, pertumbuhan biasanya melambat. Saat understaff, progress justru lebih jelas.

Coach danny

Apakah tidak masuk akal? Yes

Apakah itu benar? Pastinya.

small team is better
Photo by inlytics.io | LinkedIn Analytics on Unsplash

Smaller is better

Ada beberapa alasan mengapa saya berpendapat bahwa smaller is better terkait jumlah karyawan:

Mentalitas “itu bukan tugas saya”

Saat Anda memiliki banyak karyawan, peranan dan tanggung jawab mereka biasanya telah didefinisikan cukup jelas. Hal ini dapat menimbulkan mentalitas “itu bukan tugas saya”.

Jumlah karyawan yang kecil membuat tim Anda dikondisikan untuk bekerja bersama, berinovasi, dan multi-tasking. Karakter tim sedemikian akan menciptakan kekompakan, rasa tanggung jawab dan kerjasama antar karyawan dalam tim Anda.

Sedikit itu lincah

Jumlah karyawan yang besar membutuhkan lebih banyak waktu dan energi untuk dipimpin dan dikelola. Tim kecil lebih lincah untuk diarahkan, yang merupakan kunci untuk ketepatan waktu, efisiensi dan komunikasi yang jelas.

Cashflow lebih siap

Saat cashflow Anda digunakan lebih banyak untuk membayar banyak karyawan, maka cashflow untuk mengembangkan bisnis melalui marketing lebih sedikit yang tersedia.

Dengan jumlah karyawan yang kecil, sedikit orang diperlengkapi untuk mengembangkan bisnis Anda dengan sumber daya yang lebih banyak. (Catatan: pastikan karyawan yang Anda miliki adalah mereka yang dibayar “medium-happy”)

Kerja keras

Walau tidak disengaja, tim yang lebih besar kemungkinan tidak bekerja sekeras yang mereka bisa. Saat lebih banyak orang tersedia untuk melakukan pekerjaan tertentu, mereka cenderung memperlambat kinerjanya dan menunggu rekannya untuk melanjutkan. Ini adalah hal yang manusiawi.

Saat tim Anda kecil, kelincahan mereka diterjemahkan menjadi tanggung jawab – bahwa dalam jumlah waktu yang relatif sama, mereka dapat menyelesaikan pekerjaan dengan bertanggung jawab dan efisien. Ini pun adalah sifat naluriah manusia.

Tentunya ada pengecualian terkait dengan jumlah karyawan yang kecil ini. Dan terus menerus understaff juga tidak sehat untuk perkembangan bisnis Anda. Akan tetapi, bila diberikan pilihan antara memiliki lebih banyak karyawan DAN lebih sedikit karyawan dari yang saya (pikir) perlukan, saya akan memilih jumlah staff yang kecil.

small team and small office does not mean small business

Coach danny

Saya mempelajari ini dari bisnis klien-klien saya dan bisnis saya sendiri juga. Saya memulai bisnis dengan 12 karyawan. Saat itu saya berpikir memiliki karyawan untuk setiap bagian akan memastikan bisnis saya berkembang. Saya menemukan kekeliruan dari pola pikir saya dengan harga yang mahal. Saat ini, bisnis saya produktif dengan tiga orang tim termasuk saya.

Diskusi bersama

Menilai produktivitas dan pertumbuhan bisnis Anda, apakah Anda memiliki terlalu banyak karyawan atau terlalu sedikit?

Updated from original post on 09 November 2016.

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp