Menghadapi Customer yang Rewel

Saat customer komplain, apakah itu selalu merupakan salah perusahaan Anda?

cara menghadapi customer komplain

Cara menghadapi customer komplain memerlukan strategi yang tepat – baik dari sisi marketing maupun operasional. Artikel ini memaparkan 5 strategi praktis untuk membantu Anda dan tim menghadapi komplain customer dengan efektif.

8 Langkah Jitu Menghadapi Krisis dalam Bisnis

Tidak seorang pun bisa mengontrol kapan krisis menghantam, tapi Anda bisa mengontrol cara Anda merespon dan mengatasinya

Krisis dalam Bisnis - featured image

Krisis dalam bisnis tidak pandang bulu. Siapa pun bisa dihantamnya. Artikel ini memberikan Anda 8 langkah jitu menghadapi krisis dalam bisnis, dan mengubahnya untuk kesuksesan Anda.

Perlukah Training Karyawan?

Ini Jawaban Jujur Kami tentang Kapan Perlu atau Tidaknya Training

Perlukah Training Karyawan

Training untuk karyawan adalah sebuah investasi penting untuk menjaga daya saing dalam dunia bisnis masa kini. Akan tetapi, sekedar mengadakan training tidaklah cukup. Anda perlu tahu trik-trik untuk memastikan manfaat training tersebut maksimal. Artikel ini mengupas kapan perusahaan Anda perlu mengadakan training, kapan tidak perlu, dan mengenali perbedaannya.

Mau Sukses? Curang Saja

Kisah Joni dan Linda: Pengusaha Curang yang Sukses

Rahasia Bisnis Sukses 2018

Apa yang membuat bisnis Anda sukses di tahun ini? Kerja keras? Ketekunan? Keberuntungan? Temukan cara Joni dan Linda bisa sukses setelah bertahun-tahun stagnan: belajar untuk curang. Baca dulu artikel ini sebelum dicurangi orang lain.

Problem Solving

Berikut 21 Pertanyaan Problem Solving

cara problem solving - featured image

Problem solving yang efektif membutuhkan lebih dari sekedar kecerdasan atau informasi, tapi pertanyaan-pertanyaan yang tepat. Artikel ini membantu Anda memanfaatkan pertanyaan-pertanyaan tersebut.

5 Etika saat Mendapatkan Referensi untuk Bisnis Anda

Mendapatkan referensi dari customer atau kenalan untuk bisnis kita adalah sebuah nilai plus. Bisa jadi itu berarti layanan Anda memuaskan customer, atau sang pemberi referensi percaya pada potensi bisnis Anda.

Sayangnya tidak semua orang menyadari akan adanya etika saat menerima referensi bisnis dan berakhir dengan si pemberi referensi “kapok”.

Jumat, 03 November lalu, beberapa rekan pengusaha berdiskusi dengan saya via whatsapp group dan mengusulkan lima etika ini saat mendapatkan referensi bisnis:

  1. Ucapkan terima kasih (jangan lupa).
  2. Berikan tanda terima kasih (belum tentu uang, bisa kue, atau kartu ucapan)
  3. Jangan komplain bila referensinya tidak closing, kecil atau buat rugi.
  4. Infokan hasil deal kita pada pemberi referensi. Lalu minta mereferensikan lebih dan lebih banyak lagi.
  5. Berikan juga referensi ke si pemberi referensi, atau kita referensikan si pemberi kepada orang lain.

Silahkan tambahkan saran Anda untuk etika saat mendapatkan referensi bisnis di kolom komentar ya! Terima kasih

Visit juga website mereka di sini: FRES, STROM, AIJ, GMF, dan CENTRIN.

Have a great day!

Bertengkar dengan Pasangan dalam Bisnis

Bagaimana kami hampir bercerai dan diselamatkan dengan 3 cara ini

bertengkar dengan pasangan - featured image

Saya hampir bercerai dengan istri gara-gara bisnis bersama. Bacalah bagaimana kami mengubah cara kami bertengkar, dan luput dari perceraian. Prinsipnya sederhana: cara bertengkar yang sehat menghasilkan bisnis dan pernikahan yang kuat.