Lakukan “Satu Hal” Saja

Dan mengapa Anda perlu melakukannya

suka menunda - you said tomorrow yesterday

https://www.naturalimagehair.com/pastyboyt/9414 Pernahkah Anda menunda-nunda? Tentu saja! Semua orang pasti pernah melakukannya.

official source Saya sering menemukan diri sibuk membaca begitu banyak email, membalas whatsapp, membaca berita online dan menjawab panggilan telepon saat sesuatu yang lebih penting menunggu respon saya.

http://www.15m-acoruna.com/?privetys=hombres-solteros-espa%D0%93%C2%B1a&de4=d1 Banyak hal yang perlu saya lakukan, akan tetapi ada “satu hal” yang membebani pikiran saya, yang membuat saya tidak tenang. Menulis “satu hal” itu dalam  click now to-do-list tidak lagi membantu. (bahkan saya sudah berulang kali menuliskan “satu hal” itu dalam to-do-list)

Sepertinya saya memang perlu mengerjakan “satu hal” itu dan mengorbankan hal-hal lain sementara waktu.

conservatory plans nj prices http://www.cordes-beregnung.de/pinochet/1586 Dan ajaib! Setelah saya rampung mengerjakannya, kelegaan yang saya rasakan malah menimbulkan energi baru untuk menyelesaikan hal-hal lainnya dalam to-do-list saya.

Moral kisah saya di atas

Anda mungkin memiliki banyak ide atau rencana yang ada di benak Anda. Namun ada “satu hal” yang secara istimewa menarik perasaan Anda dan selalu kalah dengan aktifitas-aktifitas Anda yang lain.

Bila Anda mengalami hal tersebut, sama seperti kisah saya, beranikanlah diri Anda untuk berhenti menundanya dan mulai mengerjakannya. Saat Anda melakukan hal itu, Anda melepaskan energi baru yang Anda perlukan untuk menyelesaikan hal-hal lainnya.

Beberapa tips praktis

Bulan Maret ini, pilihlah “satu hal” saja untuk meningkatkan layanan penjualan atau operasional yang Anda berikan kepada customer. Pilihlah “satu hal” yang Anda sudah tahu sejak lama ingin Anda lakukan – satu hal yang setia mengetuk benak Anda, dan membuat Anda tidak tenang saat mengingatnya.

Mungkin “satu hal” itu adalah mengupdate website Anda, atau merevisi Standard Operating Procedure pengiriman Anda, atau membuat promo untuk customer langganan Anda.

Atau mungkin, “satu hal” itu adalah ikut sebuah kelas/ seminar untuk meningkatkan skill Anda, atau mengambil waktu melatih tim Anda tentang product yang selama ini susah terjual, atau menyelesaikan tax amnesty Anda yang tertunda dari Desember 2016.

Apa pun “satu hal” itu: Anda yang tahu apa “satu hal” itu.

“Satu hal” itu membutuhkan Anda.

“Satu hal” itu pada akhirnya tetap harus dilakukan.

Mari coba lakukan hari ini.

Selamat bertindak!

http://heartpearls.com/?mistyu=hombres-solteros-zona-oeste&4b2=02 Ide-Bisnis.com